Thumb

24Jan, 2024

PULANG KE TELADAN, HAJI ONNY BERBAGI POIN SUKSES YAITU NGURUSI ORANGTUA DAN SEDEKAH

YOGYAKARTA. SMAN 1 Yogyakarta berhasil menggelar Studium General Kewirausahaan untuk memulai Tema 3 Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Aula Katamso, Rabu (24/1).Kegiatan bertema Kewirausahaan ini ditujukan untuk membangun kemandirian siswa dalam berwirausaha. Pada agenda ini khusus mengundang Ir. H. Onny Hendro Adhiaksono, M.H alumni SMAN 1 Yogyakarta KATY ‘87 pebisnis di bidang properti, pengadaan, pertambangan, coffeshop sampai luar negeri. Beliaulah yang menyumbangkan GOR Teladan dan beberapa fasilitas sarana prasarana untuk pendidikan di SMAN 1 Yogyakarta.

Pebisnis yang kerap disapa Kaji Edan ini menyampaikan poin sukses “Poin Sukses ada 2 hal, yaitu ngurusi orang tua dan sedekah. Orang tua adalah wakilnya Allah di dunia kalau kita baik dengan orang tua pasti Allah ridho, oleh karenanya saya tidak pernah bilang tidak pada orang tua. Sekolah mulai dari jam 7 sampai jam 15.30 waktu kita, ada Guru sebagai orang tua kita sehingga bersikap baiklah dengan Bapak Ibu Guru, silaturahimlah agar beliau mengenal kita. Kemudian yang kedua sedekah, rejeki yang bisa dibagikan akan Allah balas dengan cepat,. tapi sedekah dengan ikhlas, dan mencapai ikhlas itu perlu mulai latihan” tutur beliau pada anak-anak.

Pada awal acara  Bapak Kepala Sekolah memberikan sambutan. “Kami berterimakasih kepada Ir. H. Onny Hendro Adhiaksono, M.H yang berkenan menyempatkan waktu untuk berbagi pada anak-anak kelas X. Semoga bisa bermanfaat. karena alhamdulillah kebaikan dari Pak Onny untuk sekolah ini sungguh banyak semoga dari inspirasi ini menghasilkan Onny onny berikutnya dari anak-anak”
pesan Drs. Jumadi, M.Si

Agenda ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari anak-anak, siswa sangat antusias bertanya namun karena keterbatasan waktu ada 6 siswa terpilih. “Saya sudah riset tentang Bapak termasuk menyimak youtube Pak Helmi Yahya saya penasaran kenapa Bapak tidak menggunakan surat perjanjian pada setiap kemitraan bisnis Bapak?” tanya Bintang dari XE-6. 


“Prinsip saya dalam kerjasama perjanjian itu itikad baik dan diwujudkan dengan perilaku, kalau dibuat ber pasal pasal itu tidak dilaksanakan juga percuma, jadi ketika bermitra prinsip saya percaya. Kalau ada yang tidak sesuai kesepakatan saya ingatkan 2x karena yang ketiga biasanya sudah perkelahian jadinya hehehe” canda Pak Onny.

“Memulai bisnis kalau dari pemula jangan langsung produksi, tapi mulailah dengan makelar dulu jadi biar terasa untungnya. Memang kesulitan dalam bisnis pasti selalu ada, namun kita jangan perlihatkan kalau mengalami kesulitan karena bisa jadi dimanfaatkan. Biasakan silaturahim tidak peduli ada atau tidak kesulitan. Jangan langsung minta tolong saat pertemuan pertama” ujar Pak Onny menjawab pertanyaan dari siswa.

Pada agenda ini Pak Onny memberikan kuis berhadiah 100 USD untuk masing-masing anak sejumlah 10 pemenang siswa, 10 pemenang guru yang mengirimkan rancangan bisnisnya yang realistis melalui komentar di IG Kajiedan. " Nanti 10 terbaik akan mendapat hadiah ini (ucap Pak Onny sambil menunjukkan 10 lembar uang 100 USD) sehingga bisa untuk modal usaha senilai 1,5 juta rupiah" tutur beliau untuk mendukung anak memulai bisnis.

“Jangan hanya nunggu nasib, jangan lakukan seperti kebanyakan orang melu sing arang-arang, temukanlah keunikanmu yang menjadikan menjadi lebih unggul dari kebanyakan orang. Jangan hanya belajar akademik saja nanti membuat terjebak, belajarlah juga berorganisasi, membaur dengan teman-teman agar menjadi manusia berguna, karena sebaik-baik manusia yang bermanfaat ” tangkas beliau. Stadium general ini diramaikan juga oleh Bhinneka Svara Band dari kelas XI yang menutup acara.(RBN)