Thumb

20Nov, 2023

“KPH YUDONEGORO” ACTS AS A CEREMONY COMMANDER IN COMMEMORATION OF THE 16th DAY OF ANTI-VIOLENCE AGAINST WOMEN AND CHILDREN IN 2023

 

Senin, 20 November 2023. Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak digelar dengan Upacara Bendera yang dihadiri oleh KPH Yudonegoro, selaku Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah DIY di lapangan SMA Negeri 1 Yogyakarta. Beliau selaku pembina Upacara menyampaikan sambutan Gubernur dalam amanat pembina upacara.

Monday, November 20th, 2023. The commemoration of the 16th Day of Anti-Violence against Women and Children was held along with the flag Ceremony which was attended by “KPH Yudonegoro”, Head of the Governance Bureau of the DIY Regional Secretariat. The ceremony was held in the school yard of SMA Negeri 1 Yogyakarta. He delivered a welcoming speech on the behalf of the governor’s special Region of Yogyakarta. 


Gambar 1. KPH Yudonegoro membacakan Pancasila diikuti peserta upacara

“Untuk itu dalam rangkaian 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak ini, saya mengajak semua anak dan semua warga sekolah untuk bersama menghentikan semua jenis kekerasan terutama yang terjadi di sekolah, di jalanan yang melibatkan siswa dan warga sekolah”. . tutur beliau pada Amanat Pembina Upacara.

On that occasion, He proclaimed “I invited all the students, teachers, and all staffs to stop all kinds of violence especially toward the children and women both inside and outside school”.       

Gambar 2. KPH Yudonegoro berfoto bersama Bapak Ibu Guru Karyawan dan Peserta Upacara

Momen Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak merupakan titik untuk menguatkan perdamaian, menghilangkan diskriminasi dan bekerja bersama-sama untuk menciptakan lingkungan DIY yang ramah bagi perempuan dan anak.  Stop kekerasan, Lindungi Perempuan dan Anak, untuk DIY yang lebih Istimewa”.. menutup sambutan Gubernur yang beliau sampaikan pada upacara pagi ini.

Along with the commemoration, he further remarked “this moment was the right time to strengthen peace, eliminate discrimination and work together to create a DIY environment that is friendly for women and children. Stop violence, protect women and children, for the sake of a more special Yogyakarta."




 

 


Gambar 4. Foto bersama Paduan Suara dan Teladan Symphony Orchestra yang bertugas

Agenda upacara dilanjutkan penyampaian sambutan purna tugas oleh Pak Subadiyana mewakili Ibu Arif Eko Nugraheni dan Bapak Sugiyanto yang purna tugas akhir tahun 2023.

The agenda of the ceremony was continued with the delivery of a retirement speech by Mr. Subadiyana representing Mrs. Arif Eko Nugraheni and Mr. Sugiyanto, who will retire at the end of 2023.

 
Gambar 5. Sambutan purna tugas oleh Drs. Subadiyana

Pada sambutannya beliau menyampaikan pesan untuk warga teladan tentang sejarah percontohan sehingga sekolah kita selalu menjadi contoh. Oleh karena itu siaplah selalu menjadi contoh untuk mempertahankan keteladanan.“Waktu boleh berlalu, hari boleh berganti. Tapi teladan tetap terpatri dalam hati”, tungkas beliau mengakhiri sambutan.

 

He conveyed “Based on the exemplary history, the citizens of SMA 1 Teladan Yogyakarta should always be exemplary citizens so that our school would always be an example. Therefore, always be ready to be an example to maintain the example. "Time might pass by, days might change but the example remains etched in the heart," he concluded, ending his speech.

Upacara hari ini ditutup dengan penghargaan kepada siswa siswi berprestasi pada lomba yang diikuti mulai dari tingkat Kota, Provinsi, dan Nasional (RBN).

The ceremony then ended with delivering awards to the outstanding female students in the  competitions which were held in the City, Provincial and National level  (RBN).